SBMM-GSBI PT.Aje Indonesia Desak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah II Jawa Barat Segera Melakukan Pengawasan

Poto dok GSBI;SBMM-GSBI PT.AJE dalam aksi MayDay 2018 INFO GSBI-Karawang, Serikat Buruh Makanan dan Minuman Gabungan Serikat Buruh I...


Poto dok GSBI;SBMM-GSBI PT.AJE dalam aksi MayDay 2018
INFO GSBI-Karawang, Serikat Buruh Makanan dan Minuman Gabungan Serikat Buruh Indonesia (SBMM-GSBI) PT. Aje Indonesia (Big Cola) kembali mendatangi UPTD Wilayah II Disnakertrans Provinsi Jawa Barat di Karawang dalam rangka mendesak pengawasan ketenagakerjaan untuk segera melakukan pengawasan atas dugaan praktek pelanggaran normatif kerja. Selasa, 6 Juni 2018.

UPTD Wilayah II Disnakertrans Provinsi Jawa Barat adalah lembaga yang menangani permasalahan ketenagakerjaan yang mencakup  Kota Bekasi, Kab,.Bekasi, Kab. Karawang, Kab Subang dan Kab. Purwakarta.

Dalam pertemuan yang berlangsung Pejabatan UPTD Wilayah II Disnaker Provinsi Jawa Barat  mengatakan kepada Adi Setio selaku Ketua SBMM-GSBI PT. Aje Indonesia, bahwa pejabat dari UPTD wilayah II akan turun langsung melakukan pemeriksaan datang ke PT.Aje Indonesia pada tanggal 25 Juni 2018". 

Baca juga : http://www.beritaekspres.com/2018/05/16/soal-phk-massal-pt-aje-indonesia-kembali-dilaporkan-buruh/

Atas laporan dari SBMM GSBI PT AJE Indonesia, Pengawas UPTD Wilayah II  sudah melakukan komunikasi melalui telepon dengan  pihak perusahaan menanyakan soal PHK massal, tetapi kata Pejabat UPTD II hal ini dibantah oleh pihak pengusaha, Perusahaan mengatakan bahwa tidak ada PHK massal atas buruh di PT. Aje Indonesia.

Adapun laporan SBMM kepada UPTD Wilayah II adalah meminta pengawasan atas Dugaan PHK buruh yang dipekerjakan di PT. Aje Indonesia dan Juga ada pelanggaran atas sistem kerja Outsourcing dan juga sistem kerja perjanjian waktu Tertentu (PKWT) yang tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga kerja RI Nomer 19 Tahun 2012 dan Undang-Undang No.13 Tahun 2003 pasal 59 jo Kepmen No.100 tahun 2004 yang dipekerjakan di lingkungan kerja PT. Aje Indonesia. 

" Dari praktek sistem kerja yang tidak benar itulah perusahaan mem PHK buruh PT Aje dengan alasan habis kontrak atau putus hubungan dengan perusahaan outsourcingnya, ini kan tidak benar, makanya kami menolak PHK. Karena sistemkerjanya tidak benar menyalahi aturan perundang-undangan yang berlaku". terang Adi Setio.

PT. Aje Indonesia adalah perusahaan dari Aje Group yang berkantor pusat di Negara Peru. Sementara PT. Aje Indonesia berkedudukan di Jalan Damar Kawasan Industri Delta Silicon 2 Cikarang Jawa Barat. Perusahaan ini memproduksi minuman berkarbonasi dengan merk Big Cola dengan beberapa variannya. PT. Aje Indonesia adalah perusahaan pemilik modal asing (PMA), dimana perusahaan ini sendiri di pimpin langsung oleh Direktur yang berasal dari Peru.## (red/ism jun2018).

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

Arsip Blog

item