GSBI Mengecam Pembantaian Berdarah Warga Palestina

Poto; Aksi ILPS Indonesia di Kedubes AS-Jakarta INFO GSBI-Jakarta. (15/5/2018). Peristiwa pemindahan kantor Kedutaan Amerika Serikat (A...

Poto; Aksi ILPS Indonesia di Kedubes AS-Jakarta
INFO GSBI-Jakarta. (15/5/2018). Peristiwa pemindahan kantor Kedutaan Amerika Serikat (AS) dan negara kroni-kroninya ke Yerusalem yang telah menuai protes rakyat pelestina dan dunia bahkan telah banyak memakan korban berjatuhan dari rakyat Palestina akibat kekejaman dan barbar imperialis AS dan Israel.

Atas kejadian teresebut, khususnya peristiwa (15/5/2018) Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) yang juga anggota International League of Peoples Struggle (ILPS) mengecam tindakan yang dilakukan AS dan Israel untuk pembantaian berdarah terhadap setidaknya 58 warga Palestina yang memprotes pemindahan Kedutaan AS ke Yerusalem. Selama enam minggu terakhir, lebih dari 40 warga Palestina telah terbunuh dan ribuan lainnya terluka dalam upaya sia-sia untuk menekan rakyat Palestina untuk protes besar-besaran menetang kebijakan yang licik Imperialis AS dan Israel. Tidak ada peluru dan api yang bisa menghentikan mereka.

“GSBI mengecam tindakan semacam itu, itu adalah kejahatan kemanusiaan.Sejarah tidak akan melupakan tindakan barbar ini. AS dan Israel akan membayar kejahatan mereka terhadap orang Palestina, orang-orang Arab dan kemanusiaan. Perang yang tidak adil yang dilakukan AS dan Israel di Asia Barat dan seluruh dunia akan bertemu dengan perlawanan yang lebih kuat, lebih luas, dan lebih tegas, itu pasti akan terjadi dan menimpa mereka”. Kata Rudi HB Daman, Ketua Umum GSBI

Lebih lanjut Rudi menyampaikan, GSBI menyerukan kepada semua anggota dan jajaran organisasi untuk aksi protes di kedubes AS dalam solidaritas dengan perjuangan Palestina untuk pembebasan melawan pendudukan dan agresi AS dan Israel.

“Darah ada di tangan Trump dan Netanyahu. Mereka adalah teroris yang sebenarnya. Mereka layak mendapat kecaman dari masyarakat dunia. AS dan Israel: No. 1 Teroris!. Tegas Rudi.(rd-red2018).#

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

Arsip Blog

item