PT Saedong Lebak Sekap Buruhnya di Toilet

INFO GSBI-Lebak Banten . Pada Selasa 6 Februari 2018 beredar vidio berdurasi  11 detik yang menunjukka belasan buruh pabrik yang memproduk...

INFO GSBI-Lebak Banten. Pada Selasa 6 Februari 2018 beredar vidio berdurasi  11 detik yang menunjukka belasan buruh pabrik yang memproduksi sepatu terlihat berjejal di sekap di toilet perusahaan.

Kemudian perusahaan tersebut di ketahui bernama PT Saedong. Perusahaan ini bergerak dalam Industry sepatu dan buruh-buruh yang di sekap tersebut adalah buruh yang baru masuk bekerja di PT Saedong.

Menurut Mala (18thn) salah seorang mantan buruh PT Saedong menuturkan, Penyekapan kerap dilakukan saat perusahaan menerima kunjungan dari tamu yang dianggap membahayakan perusahaan.

Benar, mereka disekap, jika ada pemeriksaan dari pemerintah, ataupun dari tamu yang lain. Yang di sekap biasanya buruh-buruh yang baru masuk bekerja di PT Saedong, jika ada tamu mereka langsung di masukkan dalam toilet untuk beberapa jam dan diancam tidak boleh bicara apapun.

Selain itu, buruh lamapun selalu diancam jika ada tamu, tidak boleh berbicara macam-macam yang dapat membahayakan perusahaan, buruh disuruh bicara yang baik-baik saja.

Mala juga mengaku, selain sering di sekap dalam toilet buruh juga sering mendapatkan tindakan kekerasan fisik dan kekerasan verbal.

Kalau salah dikit saja, kami di jambak, dipukul, bahkan kerudung saya pernah di tarik sampai merosot ke bawah. Ungkap Mala.

Mala adalah mantan buruh PT Saedong, bekerja di bagian produksi, dan mengundurkan diri karena tidak tahan dengan situasi kerja yang membuatnya mengalami beberapa lukar memar di tubuhnya karena tindakan fisik dari pimpinan (pengawas) kerjanya.

Saya tidak tahan, saya mengundurkan diri karena pengawas mulutnya tidak bisa di jaga dan sering maen fisik.

Mala sebagai korban penyekapan dan tindakan kekerasan fisik dan verbal PT Saedong, berharap kasus yang menimpa dirinya beserta karyawan lainnya tidak akan terjadi lagi. ”Saya udah berhenti kerja setelah disekap di toilet beberapa waktu lalu. Dan saya berharap kasus ini cepat ditangani pihak berwajib, sehingga tidak terulang hal seperti ini lagi, ini kan tindakan perbudakan dan biadab” tegasnya.

Diketahui, penyekapan yang dilakukan oleh PT Saedong terhadap 14 karyawan di dalam toilet berukuran kecil tersebut terjadi pada saat ada kunjungan pada perusahaan sepatu merek ternama yang berlokasi di Jalan Raya Rangkasbitung-Cikande, tepatnya di Kampung Papanggo, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung.

Sebelumnya, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Lebak, Kompol Andi Suwandi menegaskan, pihaknya melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) akan segera melakukan penyelidikan atas dugaan penyekapan yang berada dalam video yang beredar di masyarakat tersebut. (diolah dari berbagai sumber-red2018)#.

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item