Karena Berkurangnya Order, Dua Perusahaan di Jombang di Kabarkan akan Tutup

Karena Berkurangnya Order, Dua Perusahaan di Jombang di Kabarkan akan Tutup INFO-GSBI-Jombang, 6/2/2017. Dua perusahaan yang ada di Kab...

Karena Berkurangnya Order, Dua Perusahaan di Jombang di Kabarkan akan Tutup


INFO-GSBI-Jombang, 6/2/2017. Dua perusahaan yang ada di Kabupaten Jombang dikabarkan tak akan beroperasi kembali. Penyebabnya, diduga minimya pesanan produk kedua perusahaan ini.

Kedua perusahaan tersebut diantaranya, PT Venezia Footwear perusahaan produksi sepatu yang berada di Desa Banjaragung Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang, dan PT Sumber Citra Husada perusahaan produksi sepatu yang berada di Kecamatan Kabuh.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang Heru Widjajanto, kedua perusahaan tersebut menyampaikan bahwa saat ini mengalami kekosongan pesanan produk. Sehingga, menyebabkan kedua perusahaan tersebut meliburkan karyawannya.

“Kedua perusahan tersebut sudah meliburkan beberapa karyawannya sejak seminggu lalu,” ujar Heru, Senin (6/2/2017).

Meski belum menyampaikan secara resmi, namun pihak perusahaan sudah menyampaikan secara lisan kepada Disnaker Jombang. Dengan kurangnya order tersebut, lanjut Heru, pihak perusahaan mengaku tidak bisa menggaji karyawannya lagi. Sebab, pihak perusahaan mengaku jumlah keuangannya mengalami krisis.

“Dalam pengakuan mereka, jika dalam hitungan beberapa bulan kedepan tidak mendapatkan order lagi, bisa dipastikan, perusahaan akan tutup,” terangnya.

Jika hal ini benar terjadi, dipastikan sebanyak 2.400 karyawan kedua perusahaan tersebut akan menjadi pengangguran. Pasalnya, dari PT Venezia Footwear ada sekitar 1,700 karyawan. Sementara di PT Sumber Citra Husada ada 700 karyawan yang saat ini bekerja di perusahaan tersebut.

Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah perusahaan tersebut akan benar-benar berhenti beroperasi di Kota Santri. “Hingga saat ini, kita belum menerima laporan secara resmi, bahwa perusahaan tersebut akan tutup,” jelasnya.

Meski begitu, pihaknya berharap agar kedua perusahaan tersebut kembali mendapatkan order. Dengan cara meningkatkan kwalitas dan kwantitas produk yang mereka kerjakan. Sehingga jumlah pengangguran di Jombang tak lagi bertambah.

“Dari data terakhir, ada sekitar 46 ribu pengangguran yang ada di Jombang. Jika ini terjadi, maka jumlahnya akan kembali naik. Namun, kita akan melakukan upaya-upaya agar tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan, dan juga mencegah investor pemilik perusahaan tak meninggalkan Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Sumber berita: (aan-KABARJOMBANG.COM)

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item