35 Negara Asia Pasifik Bakal Kumpul di Bali, Bahas Ketenagakerjaan Dunia

35 Negara Asia Pasifik Bakal Kumpul di Bali, Bahas Ketenagakerjaan Dunia INFO GSBI-Jakarta. Presiden Joko Widodo direncanakan membuka pert...

35 Negara Asia Pasifik Bakal Kumpul di Bali, Bahas Ketenagakerjaan Dunia

INFO GSBI-Jakarta. Presiden Joko Widodo direncanakan membuka pertemuan International Labour Organization (ILO) regional Asia dan Pasifik di Nusa Dua, Bali, pekan depan. Pertemuan ini akan dihadiri sekitar 35 negara di kawasan Asia dan Pasifik.

Seperti ditulis dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jumat (2/12/2016), perwakilan sekitar 35 negara di seluruh Asia, Pasifik dan Timur Tengah akan bertemu di Bali.

Pertemuan itu akan membahas isu ketenagakerjaan dan dunia kerja pada tanggal 6-9 Desember 2016.

"Pertemuan kawasan ini akan diselenggarakan oleh ILO, badan khusus PBB yang menangani masalah ketenagakerjaan dan biasanya dilaksanakan empat tahun sekali," kata Senior Communication Officer of ILO Regional Office for Asia and Pacific, Sophy Fisher dalam keterangannya.

Sebanyak 400 Tamu undangan, termasuk 20 menteri dari berbagai negara diperkirakan turut hadir di pertemuan hari keempat. Acara ini sendiri dijadwalkan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan Direktur Jenderal ILO Guy Ryder.

Diskusi akan berkutat pada strategi untuk menciptakan lapangan kerja dan mempromosikan kesetaraan serta pekerjaan yang layak. Pertemuan ini akan dimulai dengan panel tingkat tinggi bertajuk 'Pertumbuhan Inklusif untuk Keadilan Sosial'.

"Panel tingkat tinggi akan diikuti oleh Guy Ryder, Menteri Ketenagakerjaan Oman Sheikh Abdullah bin Nasser al-Bakri, Sekjen Organisasi Pengusaha Internasional Linda Kromjong, Sekretaris Nasional Fji Trades Union Congress Felix Anthony dan General Manager untuk Sektor Publik Microsoft Vivek Puthucode," kata Sophy.

Sidang pleno juga akan digelar untuk melihat tantangan yang dihadapi dan kebijakan yang dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih baik. Tenaga kerja migran dan perekrutan tenaga kerja asing juga akan dibahas dalam pertemuan ini.

"Kesimpulan dari pertemuan ini akan membantu membentuk kebijakan perburuhan dan ketenagakerjaan di negara-negara anggota ILO, serta tugas-tugas ILO di wilayah tersebut," ucap Sophy.

Pertemuan ini disebutkan akan membicarakan pembangunan inklusif dan berkelanjutan untuk dunia kerja yang layak. Seperti, laporan statistik ketenagakerjaan, rencana teknis kesetaraan gender, rantai pasokan global, tenaga kerja migran, perlindungan sosial, perdagangan dan integrasi kawasan, upah layak, sektor garmen, tenaga kerja muda dan negara-negara yang rentan.

Delegasi nasional direncanakan diwakilkan oleh para Menteri terkait, seperti Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri yang akan hadir mewakili Indonesia. Selain itu, perwakilan pekerja dan pengusaha di kawasan Asia Pasifik juga akan hadir.

Sumber: Detik.com

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item