Ini Pernyataan Sikap GSBI mengecam pihak Perusahaan PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur dan Pihak TNI yang Masuuk Pabrik dan terlibat dalam Masalah Perburuhan

Ini Pernyataan Sikap GSBI mengecam pihak Perusahaan PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur dan Pihak TNI yang Masuuk Pabrik dan terlibat dalam Mas...

Ini Pernyataan Sikap GSBI mengecam pihak Perusahaan PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur dan Pihak TNI yang Masuuk Pabrik dan terlibat dalam Masalah Perburuhan.


INFO GSBI. Jakarta, 14/10/2016. Sebagaimana berita yang di terima, hari ini Jumat 14 Oktober 2016, Puluhan aparat keamanan Polisi dan TNI  membawa senjata laras panjang dalam Aksi Mogok Kerja buruh PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur yang tergabung Serikat Buruh PTP. FPBI.

Mogok kerja ini dilakukan akibat adanya tindakan PHK terhadap 48 buruh di PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur.

Selain melakukan PHK pengusaha juga banyak melakukan pelangggaran peraturan ketenagakerjaan terutama PHK sepihak.

Sebagaimana yang di sampaikan Fajrian sebagai narahubung organisasi PTP FPBI PT TSP, yang menjadi tuntutan buruh dalam aksi ini adalah :

1.    Pekerjakan kembali dan angkat Menjadi pekerja tetap ke 48 buruh PT. Tirta Sukses Perkasa.
2.    Cabut Izin Oprasinal PT. Tirta Sukses Perkasa di Kabupaten Cianjur jika terus-terusan melanggar aturan hukum perburuhan.
3.    Jalankan peraturan ketenaga kerajan yang telah di atur dalam UUK No: 13 tahun 2003

Atas pengerahan TNI dan Polisi bersenjata lengkap dan menggelar apel di dalam pabrik dalam menangani aksi mogok kerja buruh PT TSP Cianjur, GSBI mengecam pihak Perusahaan PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur dan Pihak TNI yang terlibat dalam masalah Perburuhan dan menggelar  apel pengamanan dengan senjata lengkap.

Menurut GSBI, bahwa Pengerahan/Gelar Pasukan dari Bataliyon Arteleri Medan 05/105 Tarik dalam antisipasi Aksi mogok kerja Serikat Pekerja PTP FPBI PT.Tirta sukses Perkasa Cianjur, telah melanggar Undang-Undang No 34/2004 Tentang Tugas Dan Tanggungjawab Tentara Nasional Indonesia dan merupakan tindakan berlebihan.

Aksi mogok kerja yang di lakukan buruh bukan suatu ancaman bagi Negara RI maka tidak perlu pihak TNI mengelar pasukan di Perusahaan tersebut.

Untuk itu GSBI mendesak agar segera TNI dari Bataliyon Arteleri Medan 05/105 Tarik untuk di tarik dari lokasi dan TNI tidak turut campur dalam masalah perselisihan perburuhan.

GSBI juga mendesak Panglima TNI untuk menindak tegas para TNI yang terlibat dan turut campur dalam masalah perburuhan, yang menggelar pasukan di pabrik PT TSP ini.

Selian itu GSBI juga menuntut pihak perusahaan PT TSP untuk segera memenuhi tuntutan buruh, dan tidak menggunakan TNI dalam masalah sengketa perburuhan.

Berikut ini pernyataan sikap GSBI :


Singkirkan tentara (TNI) dari pabrik!
Kepada Yth :
Komandan Batalyon Artileri Medan 05/105 Tarik

Dengan Hormat
Kami dari Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Serikat Buruh Indonesia (DPP GSBI) yang berkedudukan di Jakarta mengecam pihak TNI yang terlibat dan turut campur dalam masalah perburuhan dengan menggelar pasukan di pabrik.

Pengerahan/Gelar Pasukan dari Bataliyon Arteleri Medan 05/105 Tarik dalam antisipasi Aksi mogok kerja Serikat Pekerja PTP FPBI PT.Tirta sukses Perkasa Cianjur, kami nilai telah melanggar Undang-Undang No 34/2004 Tentang Tugas Dan Tanggungjawab Tentara Nasional Indonesia dan merupakan tindakan berlebihan.

Aksi mogok kerja yang di lakukan buruh bukan suatu ancaman bagi Negara RI maka tidak perlu pihak TNI mengelar pasukan di Perusahaan tersebut.

Untk itu kami dari DPP GSBI, Mendesak agar Pasukan Batalyon Armed 05/105, segera di tarik ke barak dari PT.Tirta Sukses Perkasa, karena permasalahan hubungan industrial bukan suatu ancaman bagi Negara Republik Indonesi.

GSBI juga mendesak Panglima TNI untuk menindak tegas para TNI yang terlibat dan turut campur dalam masalah perburuhan.

GSBI juga menuntut pihak perusahaan PT TSP untuk segera memenuhi tuntutan buruh, dan tidak menggunakan TNI dalam masalah sengketa perburuhan.

Salam hormat
RUDI HB DAMAN/Ketua Umum DPP. GSBI.

Tembusan di samapikan Kepada Yth;
1. Presiden RI
2. Panglima TNI
3. Panglima Staf Angkatan Darat
4. POM Mabes TNI
5. POM DAM

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item