Kebakaran PT Pilar Putra Sejati Sukabumi Rencanakan PHK 1.345 Buruhnya

INFOGSBI: Sukabumi [2/8] Kebakaran PT PPS Kabupaten Sukabumi putuskan melakukan PHK kepada 1.345 buruhnya. Hal ini secara resmi disampaikan...

INFOGSBI: Sukabumi [2/8] Kebakaran PT PPS Kabupaten Sukabumi putuskan melakukan PHK kepada 1.345 buruhnya. Hal ini secara resmi disampaikan kemarin senin [1/8/16] kepada serikat buruh ketika dilakukan perundingan.

Dalam perundingan antara Manajemen PPS dan SPTP serta Perwakilan DPC GSBI Kabupaten Sukabumi ini pihak perusahaan menyampaikan bahwa:

foto dok SBGTS GSBI PT PPS
Pertama, pihak perusahaan  menyatakan akan melakukan PHK kepada seluruh buruhnya; Kedua, Perusahaan hanya sanggup membayar upah bulan Juli 2016 hanya di hitung 18 hari kerja pembayaran dimana pembayarannya di upayakan tanggal 10/08/16 seperti pembayaran upah sebagaimana biasanya;

Ketiga, terkait BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaan akan di lunasi paling lambat tanggal 10 Agustus 2016;
Keempat, Pembayaran kompensasi PHK perusahaan hanya sanggup membayar 20 % dari hitungan 1 kali ketentuan perundangan yang berlaku, itu berdasarkan perkiraan uang yang di hasilkan dari asuransi dan di upayakan 3 bulan selesai dari kesepakatan;

Kita menolak besaran kompensasi PHK, meminta untuk membayar penuh atas upah dan juga termasuk kompensasi PHK dan meminta untuk  diadakan perundingan kembali, dimana rencananya akan diadakan  pertemuan kembali paling lambat hari Jumat minggu ini demikian disampaikan Dadeng Nazarudin ketua DPC GSBI Kabupaten Sukabumi kepada Suara Independen hari ini Rabu [2/08].

PT Pilar Putra Sejati adalah sebuah perusahaan produksi pakaian jadi seperti Jaket dan Kaos mereks Nike dan Adidas untuk pasaran ekspor keberbagai negara. PT Pilar Putra Sejati berkedudukan di Jalan Raya Sukabumi Kp. Pasir Kondang Desa Tenjoayu Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, dimana perusahaan ini kebakaran yang terjadi pada hari Selasa [18/07/16] lalu.##(red/ism juli2016).


Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item