Buruh PDK Korban PHK Kembali Demo di Kedubes Jepang

INFO GSBI. Selasa, 9/2/2016. Sebanyak 80 orang dari 1,300 buruh PT. Panarub Dwikarya (PDK) yang telah di PHK tiga setengah tahun lalu ke...

INFO GSBI. Selasa, 9/2/2016. Sebanyak 80 orang dari 1,300 buruh PT. Panarub Dwikarya (PDK) yang telah di PHK tiga setengah tahun lalu kembali menggelar unjuk rasa didepan kantor kedutaan besar Jepang yang berada di Jakarta. Aksi ini dilakukan untuk terus menuntut kepada pemerintahan Jepang agar memiliki peranan aktif dalam menekan pihak Mizuno, salah satu perusahaan asal negara Jepang yang saat PHK terjadi, sepatu brands Mizuno diproduksi oleh buruh PT. Panarub Dwikarya (PDK).

"Karena Mizuno adalah brands yang berasal dari Jepang, dan selama diproduksi di PDK sejak tahun 2008, Mizuno tidak memiliki kantor perwakilan di Indonesia. Maka kami mendatangi kantor Kedubes Jepang, agar mereka turut bertanggung jawab", terang Kokom Komalawati, kordinator aksi sekaligus Ketua SBGTS-GSBI PT. PDK.

Sebelum menggelar aksi didepan Kedubes Jepang, massa aksi juga mendatangi kantor kementerian luar negeri. Di kantor Kemenlu, aksi dilakukan untuk menagih janji, dimana dalam aksi sebelumnya (20/10/2015), pihak Kemenlu menjanjikan akan berkordinasi dengan KJRI di Kyoto dalam upayanya menyelesaikan persoalan PHK buruh PT. PDK.

"Dari enam kali aksi buruh PDK didepan kantor Kedubes Jepang, tidak ada sedikitpun respon positif yang diberikan oleh pihak Kedutaan. Bahkan Mizuno juga tidak menanggapi sama sekali rekomendasi dari Komnas HAM RI atas kasus PHK kami", tegas Kokom.

Dalam aksi hari ini, dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian, buruh PT. PDK berorasi bergantian dengan penuh semangat serta menampilkan teatrikal untuk menggambarkan penindasan yang dilakukan oleh perusahaan yang memproduksi sepatu dengan brands ternama seperti Adidas dan Mizuno. (red-9216).

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item