Besok Rabu 10 Febuari 2016, guru honorer bakal geruduk Istana

INFO GSBI. Besok, Rabu 10 Febuari 2016  puluhan ribu guru honor se Indonesia bakal geruduk Istana Negara. Mereka akan mendesak pemerintah ...

INFO GSBI. Besok, Rabu 10 Febuari 2016  puluhan ribu guru honor se Indonesia bakal geruduk Istana Negara. Mereka akan mendesak pemerintah merealisasikan janjinya. Pada saat bersamaan, aksi ini juga diikuti aksi mogok di seluruh daerah guna memberikan warning kepada pemerintah karena kerap diberi harapan palsu dan diberlakukan lebih buruk dari kuli.

Rencana aksi ini, kata Ketua tim Investigas FHK2I, Rianto Agung Subekti, pihaknya menargetkan akan diikuti 50 ribu perwakilan guru honor dari seluruh Indonesia. Tapi ternyata, jumlah ini membengkak dan angkanya sudah mencapai 68 ribu guru.

"Dalam aksi ini, harapan kami hanya satu. Kami minta wewenang presiden agar tenaga honorer kategori 2 yang berjumlah 440 ribu ini, betul-betul layak dijadikan PNS tanpa tes dan tanpa uang suap.  Dan jika permasalahan ini tidak juga diselesaikan oleh pemerintah Jokowi, maka kami akan membawa ke mahkamah Internasional,"

Aksi ini beranjak dari kekecewaan para guru honor yang banyak mendapat janji-janji dari pemerintah Pihaknya juga menduga Rekruitmen CPNS K2 tahun 2013 lalu juga penuh tanda tanya.

"Kita bisa pastikan hal ini, sebab di beberapa wilayah itu kami temui penundaan hasil CPNS. Bahkan, ada yang ditunda sampai tujuh kali. Selain itu, kami juga menemui tidak transparannya hasil pengumuman hasil tes dan adanya bahasa bersayap yang mengatakan, hasil tes akan diumumkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,"

“Apa yang dituntut oleh FHK2I sangat manuasiawi. Mereka bekerja untuk pemerintah, namun upa yang mereka terima jauh dari UMP maupun Umk/UMSK buruh. "Coba bayangkan kesengsaraan mereka,"  Kami tidak mengerti keputasan pembatalan pengankatan tenaga honorer K2. Padahal tiap harinya ada guru yang pensiun dan kekurangan guru terjadi di setiap provinsi di Indonesia. Namun yang anehnya, MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi malah membatalkan janji penganngkatan tenaga honorer K2.

"Aksi ini merupakan kekecewan kami kepada Menteri Yuddy yang memberikan janji di hadapan Komisi II DPR RI yang akan mengangkat honorer K2. Tiba-tiba, di kemudian hari, janji itu dibatalkan. Kami juga meminta kepada pak Presiden Jokowi untuk mencopot mentrinya yang tidak kredibel dan berkompeten," .

Ratusan ribu honorer K2 merasa kecewa berat dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka merasa, Jokowi sudah melupakan janji-janjinya ketika mencari suara dari guru PNS, guru honorer maupun K2 lainnya.

Kami masih ingat waktu Pak Jokowi ke PB PGRI. Di depan seluruh guru, beliau berjanji akan mengentaskan masalah honorer K2," ujar Indi Partiningsih, korwil Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I). Hal yang sama diungkapkan Korwil Forum Honorer K2 Cirebon Wardi. Katanya, saat berkampanye di Cirebon, Jokowi berjanji akan mengangkat honorer K2 menjadi CPNS.

"Karena janji itulah kami memilih Pak Jokowi saat pilpres. Tapi setelah jadi presiden, ntar dulu, kok janji itu dilupain," katanya.

Ditambahkan Indi, ‎seluruh honorer K2 merasa sudah dikhianati dan dibohongi. Saat sebelum menjadi presiden, honorer K2 didekati. Setelah jadi presiden, honorer K2 malah dibuang.

"Kami pilih Pak Jokowi karena merasa beliau dekat dan memihak kepada rakyat kecil. Nyatanya tidak seperti itu, kami kini dibuang tanpa perikemanusiaan,". (red-9216)

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item