GSBI PT Wira Paper minta Disnaker Kota Tangerang Serius Tanggapi Pengaduan Buruh

INFO GSBI. PT. Wira Paper, perusahaan yang bergerak di bidang produksi kertas yang beralamat di Kelurahan Koang Jaya Kecamatan Karawaci Ko...

INFO GSBI. PT. Wira Paper, perusahaan yang bergerak di bidang produksi kertas yang beralamat di Kelurahan Koang Jaya Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, telah banyak melakukan pelanggaran atas hak-hak buruh bahkan diduga sudah merugikan negara.

Menurut penuturan Yusman Adibroto selaku Sekretaris SBIK GSBI PT Wira Paper, di sela-sala aksi di kantor Disnaker Kota Tangerang  pada Senin, 4/1/2016.  PT Wira Paper pada bulan Nopember 2014 diketahui melakukan pencurian listrik, "sehingga harus membayar denda sekitar 167 milyar," . Selain itu selama ini PT Wira Paper sudah melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbah ke sungai Cisadane.

“Dari keuntungan usahanya selama ini yang didapat PT Wira Paper tidak pernah membayarkan upah lemburan buruh sesuai aturan. Bahkan diduga kuat PT Wira Paper juga melakukan pemberangusan serikat terhadap dengan cara melakukan PHK terhadap pimpinan SBIK-GSBI PT Wira Paper, " tuturnya.

Masih kata Yusman, sejak September 2015, managemen PT Wira Paper sudah merumahkan 456 buruh, tanpa diberikan hak-haknya, yaitu pembayaran BPJS ketenagakerjaan, gaji bulan Desember dan uang THR lebaran tahun lalu yang belum dibayarkan hingga hari ini.

Karena masalah inilah kami melakukan aksi yang kesekian kalinya di kantor Disnaker Kota Tangerang, karena pengaduan yang sudah kami sampaikan tidak pernah mendapat respon yang memaskan dari pihak pemerintah, nasib ratusan buruh sudah tidak jelas akibat ulah perusahaan, perusahaan melakukan tindakan kejahatan bahkan telah merugikan negara, tapi kami melihat pemerintah dalam hal ini Disnaker Kota Tangerang seolah-oleh tuli dan buta. Untuk itu kami meminta agar pihak pemerintah bertindas tegas terhadap perusahaan Wira Paper dan hak-hak kami di penuhi. (red-rd412016)#

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item