500 Buruh Pelabuhan Kembali Aksi, Aktivitas Pelabuhan Lumpuh Total

Setelah pada hari Senin, 1 Pebuari 2010 melancarkan aksi menuntut di hapuskan sistem kerja kontrak dan outsorcing serta menuntut di angkatn...

Setelah pada hari Senin, 1 Pebuari 2010 melancarkan aksi menuntut di hapuskan sistem kerja kontrak dan outsorcing serta menuntut di angkatnya seluruh buruh Alih Daya (outsorcing) menjadi buruh tetap tidak mendapatkan respon/tanggapan dari pihak JICT. Sekitar 500 buruh Jakarta International Container Terminal (JITC) kembali berunjuk rasa di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara, Selasa (2/2/10). Dalam aksi hari kedua ini, massa terlibat bentrokan dengan polisi.

Bentrokan berawal dari aksi blokade pintu masuk area JITC oleh massa. Situasi makin tegang ketika para pendemo berhadapan langsung dengan aparat. Mereka mendesak menerobos ke dalam kawasan gudang hingga terjadi saling dorong.



Pemicu unjuk rasa tersebut yaitu penolakan buruh untuk dipekerjakan sebagai tenaga alih daya (outsourcing). Buruh berharap pihak JITC dapat terbuka matanya. Mereka mengancam akan terus berdemo sampai tuntutannya dipenuhi.

Akibat unjuk rasa tersebut, aktivitas bongkar muat barang ekspor dan impor di dalam terminal container lumpuh total. Bahkan, kemacetan sudah mencapai 8 kilometer pun terjadi di ruas jalan Tanjungpriok. Pihak JICT hingga saat ini belum mau memberikan keterangan. Massa mengancam akan terus memblokade pintu masuk JICT jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

item