Serikat Pekerja Inco Tolak Rencana PHK

Pabrik pengolahan bijih nikel milik PT Inco yang berlokasi di Sorowako, Sulawesi Selatan. Photo: kompas DOTY DAMAYANTI JAKARTA, KOM...


Pabrik pengolahan bijih nikel milik PT Inco yang berlokasi di Sorowako, Sulawesi Selatan. Photo: kompas DOTY DAMAYANTI






JAKARTA, KOMPAS.com — Manajemen PT International Nickel Tbk atau Inco diminta untuk tidak terburu-buru merencanakan pemutusan hubungan kerja karyawan menyusul merosotnya kinerja perseroan akibat krisis ekonomi global yang terjadi sejak 2008 lalu. PHK karyawan dinilai merupakan langkah terakhir karena banyak hal yang dapat dilakukan manajemen untuk menyelamatkan keberlangsungan hidup perusahaan.

Ketua Umum Serikat Pekerja PT Inco Andi Karman, Rabu (15/7), mengatakan, kalau memang saat ini permintaan nikel Inco tengah merosot sehingga jumlah tenaga kerja yang ada dirasakan terlalu banyak, manajemen Inco seharusnya lebih dulu mengurangi jumlah kontraktor yang selama ini bekerja sama dengan perseroan. "Buat apa kontraktor terlalu banyak kalau produksi sedang turun," kata Karman.

Jika setelah itu jumlah karyawan yang ada dinilai masih berlebihan, Karman menegaskan, rencana PHK harus terlebih dahulu dibicarakan dengan Serikat Pekerja Inco sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Sampai saat ini, kata Karman, pihaknya sama sekali belum menerima pemberitahuan resmi dari manajemen Inco mengenai rencana PHK karyawan. Namun, kabar tersebut telah beredar luas selama beberapa bulan terakhir sehingga meresahkan karyawan.

Sebenarnya, lanjut Karman, penurunan permintaan dan harga nikel tidak lagi tepat dijadikan alasan PHK karyawan. Sebab, belakangan ini permintaan dan harga nikel kembali menguat sehingga masih memberikan keuntungan bagi Inco.

Dua hari terakhir, harga nikel di London Metal Exchange naik 240 dollar AS atau 1,7 persen menjadi 14.730 dollar AS per ton. Sedangkan bila dihitung dari awal tahun ini, harga nikel dunia telah meningkat 26 persen. Terkait dengan kabar PHK karyawan trsebut, Presiden Direktur Inco Arif Siregar belum dapat dihubungi.


sumber: Rabu, 15 Juli 2009 | 15:11 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Reinhard Marulitua N. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/07/15/1511280/Serikat.Pekerja.Inco.Tolak.Rencana.PHK

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

Arsip Blog

item